ranggatriap
Ini Blog tulisanku, bukan tulisan orang lain.
Minggu, 27 November 2016
Pemrograman SQL : Pertemuan V
Materi : Pengelompokan dan Pengurutan Data
Pengelompokan & Pengurutan Data
1. Group by dan Aggregate Function
Dalam Menjalankan sebuah query untuk melakukan pengelompokan data dapat menggunakan Fungsi Group by dan di ikuti oleh Fungsi Aggregat.
2. Group by : digunakan untuk menampilkan atau memilih sekumpulan data berdasarkan kelompok data tertentu.
A. Pengelompokan nya biasa nya di sertai oleh Aggregat Fuction
B. Dalam Implementasi nya Aggregat Function harus di ikuti oleh Group by bila terdapat Field lain yang dijadikan kriteria pengelompokan
3. Aggregate Function : Min(), Max(), Avg(), Sum(), Count()
Group by dan Aggregate Function
A. Min ()
Fungsi min digunakan untuk mencari nilai minimum dari sekumpulan data. Contohnya :
SELECT field-1,…,field-n, MIN(nama_field) FROM tabel GROUP BY field-1,…,field-n
B. Max ()
Fungsi max digunakan untuk mencari nilai maksimum dari sekumpulan data. Contohnya :
SELECT field-1,…,field-n, MAX(nama_field) FROM tabel GROUP BY field-1,…,field-n
C. AVG ()
Fungsi avg adalah untuk mencari nilai rata-rata dari data yang ada. Contohnya :
SELECT AVG (nama_field) AS Rata-Rata FROM tabel
D. SUM ()
Fungsi sum adalah untuk menjumlahkan nilai dari data yang ada. Contohnya :
SELECT field-1,…,field-n, SUM(nama_field) FROM tabel GROUP BY field-1,…,field-n
E. COUNT ()
Fungsi count adalah fungsi yang berfungsi mencari banyaknya data
SELECT kode_barang, COUNT (jumlah_pasok) as jumlah FROM pasok GROUP BY kode_barang
F. Order By
Digunakan untuk mengurutkan data berdasarkan field tertentu. Contohnya :
SELECT field-1,field-2,…,field-n FROM tabel ORDER BY (field)
Order By dibagi menjadi 2 tipe pengurutan yaitu :
1. Order By ASC : Pengurutan berdasarkan A-Z atau data terkecil ke data terbesar
2. Order By DESC : Pengurutan berdasarkan Z-A atau data tebesar ke data terkecil
G. Having ()
Menyeleksi data berdasarkan kriteria tertentu, dimana kriteria berdasarkan berupa fungsi aggregat
contoh :
SELECT kode_suplier, COUNT (jumlah_pasok) AS cacah_pasok FROM pasok GROUP BY kode_suplier HAVING COUNT(*)=3
//Where
Kondisi Where, digunakan untuk melakukan pemilihan/seleksi data. Penggunaannya dilakukan setelah kata where, dan diikuti oleh : comparison (=,<>,<,>,>=,<=), between,3 in, like/not like
Comparison
A. Berfungsi untuk membandingkan dua nilai
B. Tipe data yang seharusnya dibandingkan harus sesuai
C. Hasil yang diperoleh dari operasi comparison ini berupa nilai logik.
Between
Pada prinsipnya between digunakan untuk membandingkan /untuk mengecek apakah suatu
nilai berada dalam range atau nilai tertentu. Contoh :
SELECT field-1,…, field-n FROM tabel WHERE field BETWEEN … AND …
In
Digunakan untuk melakukan pengecekan apakah suatu nilai terdapat pada suatu himpunan tertentu.
Contoh :
SELECT field-1,…, field-n FROM tabel WHERE field IN (…, …, …)
Like / Not Like…
Digunakan untuk membandingkan data dengan pola tertentu. Contoh :
SELECT field-1,…, field-n FROM tabel WHERE field LIKE | NOT LIKE
Pemrograman SQL : Pertemuan IV
Materi : DML (Data Manipulataton Language)
DML adalah kumpulan perintah SQL yang digunakan untuk proses pengolahan isi data didalam tabel seperti memasukan, merubah dan menghapus isi data dan tidak terkait dengan perubahan struktur dan definisi tipe data dari objek database.
Berikut perintah-perintah dalam DML :
1. Insert
Perintah insert digunakan untuk memasukan data dengan sintaks :
Insert into nama_tabel (atribut1, atribut2, ...) values (nilai_atribut1,nilai_atribut2, ....)
contohnya adalah table bareng seperti berikut ini
2. Select
Perintah select merupakan perintah untuk menampilkan data yang telah diinsert sebelumnya.
perintah select dapat dilihat di screenshoot dibawah ini
Perintah Select juga dapat modifikasi dengan mengunakan pengkondisian Where sintaksnya adalah
select * from barang where kondisi. select * menandakan bahwa yang ditampilkan dari tabel barang
adalah semua data.
3. Update
Update digunakan untuk memperbarui data lama dengan data baru tertentu atau merubah isi data tabel lama.
4. Deleted
Perintah ini digunakan untuk menghapus suatu data didalam tabel
Minggu, 09 Oktober 2016
Pemrograman SQL : Quiz SQL
MATERI : QUIZ
Pada Quiz ini kita akan membuat tabel saling terhubung satu dengan yang lainnya dengan menggunakan foreign key dan primary key.
1. Tambahkan atribut kodepos dengan menggunakan : Alter table mahasiswa ALTER COLUMN kodepos varchar(10)
3. Lakukan debug untuk melihat keterhubungan antara masing-masing tabel satu dengan yang lainnya seperti gambar berikut
Senin, 03 Oktober 2016
Pemrograman SQL : Pertemuan II
Komponen SQL
A. DDL (Data Definition Language)
DDL adalah suatu pernyataan untuk mendefinisikan struktur atau skema database. DDL juga merupakan kumpulan perintah SQL yang digunakan untuk membuat, mengubah dan menghapus struktur dan definisi metadata dari objek-objek database.
Beberapa perintah dalam DDL adalah :
CREATE TABLE, untuk membuat object dalam database, bisa berupa table, view, procedure, function, trigger, ataupun package (oracle).
ALTER TABEL, untuk mengubah structur dari suatu objek dalam database.
DROP TABEL, untuk menghapus objek dalam database,
TRUNCATE TABLE, untuk menghapus/membersihkan isi table beserta alokasi space yang ada di dalamnya,
COMMENT, memberikan keterangan/komentar pada ke dalam kamus data. berisi deskripsi dari sebuah objek dalam database.
RENAME, mengganti nama objek dalam database.(Mysql, Oracle)
Didalam DDL terdapat istilah constraint. Constraint berguna untuk memberikan aturan pada tingkat table, membatasi manipulasi tertentu pada tabel, menjaga integritas data dan menjaga validitas data.
Berikut adalah jenis-jenis dari Constraint :
NOT NULLsuatu kolom haru memiliki nilai tertentu (tidak boleh kosong).
· UNIQUE, Suatu kolom harus todak boleh memiliki nilai yang sama (tetapi boleh null).
· PRIMARY KEY
· FOREIGN KEY
· CHECK
B. DML (Data Manipulation Language)
DML adalah pernyataan yang digunakan untuk mengorganisir data dengan menggunakan skema objek.
SELECT, untuk menyeleksi data dari dalam database.
INSERT, untuk menginputkan record ke dalam suatu table.
UPDATE, untuk melakukan update dari table yang sudah dibuat.
DELETE, untuk menghapus isi record baik semuanya ataupun sebagian dari suatu table.
C. DCL (Data Control Language)
Terdiri dari 2 statement, yaitu Grant, Revoke, dan DENY, Grant untuk memberikan hak akses, dan Revoke untuk membuang hak yang telah dilarang dengan perintah Deny atau hak yang telah diberikan oleh perintah GRANT, sedangkan Deny.
========================================================================
SESI PRAKTIKUM PERTEMUAN II
1. Buka aplikasi Microsoft SQL Server 2014 lalu buat database baru
2. Ketikan program dibawah ini
3. Blok semua kode program lalu klik execute (running program)
4. Lalu lakukan perintah SELECT untuk menampilkan nilai dari tabel
DDL
PERINTAH CREATE TABEL
Create Tabel Tanpa Constraint
CREATE TABLE barang (
kode_barang
char(6),
nama_barang
varchar(25),
satuan_barang
varchar(20),
stok_barang
numeric(4)
);
ALTER TABLE barang ADD CONSTRAINT
pk_kodebarang UNIQUE (kode_barang);
SELECT *from barang;
CREATE TABLE supplier (
kode_supplier
char(10),
nama_supplier
varchar(6),
telp_supplier
char(6)
);
ALTER TABLE supplier ADD CONSTRAINT
pk_kodesupplier UNIQUE (kode_supplier);
SELECT *from supplier;
CREATE TABLE pasok(
kode_pasok char(10),
kode_barang char(6),
kode_supplier char(10),
tanggal_pasok date,
jumlah_pasok numeric
);
===========================================================================
CREATE TABLE barang (
kode_barang
char(6),
nama_barang
varchar(25),
satuan_barang
varchar(20),
stok_barang
numeric(4)
constraint pk_barang primary key (kode_barang);
);
CREATE TABLE pasok(
kode_pasok char(10),
kode_barang char(6),
kode_supplier char(10),
tanggal_pasok date,
jumlah_pasok numeric,
constraint pk_pasok primary key(kode_pasok),
constraint fk_pasok_barang foreign
key (kode_barang) references barang(kode_barang),
constraint fk_pasok_supplier foreign
key (kode_supplier) references supplier(kode_supplier)
);
drop table pasok
sp_columns pasok
ALTER TABEL
Senin, 19 September 2016
Pemrograman SQL : Pertemuan I
Cara membuat tabel pada Microsoft SQL Server 2014
1. Masuk ke Microsoft SQL Server 2014 buat server namenya
2. Buatlah tabel dengan perintah dan source code seperti contoh dibawah ini, contoh nama tabelnya adalah table_barang dan table_supplier
3. Gunakan perintah select from untuk menampung data dari databasenya
4. Buat database



























