Pemrograman SQL : Pertemuan II
Komponen SQL
A. DDL (Data Definition Language)
DDL adalah suatu pernyataan untuk mendefinisikan struktur atau skema database. DDL juga merupakan kumpulan perintah SQL yang digunakan untuk membuat, mengubah dan menghapus struktur dan definisi metadata dari objek-objek database.
Beberapa perintah dalam DDL adalah :
CREATE TABLE, untuk membuat object dalam database, bisa berupa table, view, procedure, function, trigger, ataupun package (oracle).
ALTER TABEL, untuk mengubah structur dari suatu objek dalam database.
DROP TABEL, untuk menghapus objek dalam database,
TRUNCATE TABLE, untuk menghapus/membersihkan isi table beserta alokasi space yang ada di dalamnya,
COMMENT, memberikan keterangan/komentar pada ke dalam kamus data. berisi deskripsi dari sebuah objek dalam database.
RENAME, mengganti nama objek dalam database.(Mysql, Oracle)
Didalam DDL terdapat istilah constraint. Constraint berguna untuk memberikan aturan pada tingkat table, membatasi manipulasi tertentu pada tabel, menjaga integritas data dan menjaga validitas data.
Berikut adalah jenis-jenis dari Constraint :
NOT NULLsuatu kolom haru memiliki nilai tertentu (tidak boleh kosong).
· UNIQUE, Suatu kolom harus todak boleh memiliki nilai yang sama (tetapi boleh null).
· PRIMARY KEY
· FOREIGN KEY
· CHECK
B. DML (Data Manipulation Language)
DML adalah pernyataan yang digunakan untuk mengorganisir data dengan menggunakan skema objek.
SELECT, untuk menyeleksi data dari dalam database.
INSERT, untuk menginputkan record ke dalam suatu table.
UPDATE, untuk melakukan update dari table yang sudah dibuat.
DELETE, untuk menghapus isi record baik semuanya ataupun sebagian dari suatu table.
C. DCL (Data Control Language)
Terdiri dari 2 statement, yaitu Grant, Revoke, dan DENY, Grant untuk memberikan hak akses, dan Revoke untuk membuang hak yang telah dilarang dengan perintah Deny atau hak yang telah diberikan oleh perintah GRANT, sedangkan Deny.
========================================================================
SESI PRAKTIKUM PERTEMUAN II
1. Buka aplikasi Microsoft SQL Server 2014 lalu buat database baru
2. Ketikan program dibawah ini
3. Blok semua kode program lalu klik execute (running program)
4. Lalu lakukan perintah SELECT untuk menampilkan nilai dari tabel
DDL
PERINTAH CREATE TABEL
Create Tabel Tanpa Constraint
CREATE TABLE barang (
kode_barang
char(6),
nama_barang
varchar(25),
satuan_barang
varchar(20),
stok_barang
numeric(4)
);
ALTER TABLE barang ADD CONSTRAINT
pk_kodebarang UNIQUE (kode_barang);
SELECT *from barang;
CREATE TABLE supplier (
kode_supplier
char(10),
nama_supplier
varchar(6),
telp_supplier
char(6)
);
ALTER TABLE supplier ADD CONSTRAINT
pk_kodesupplier UNIQUE (kode_supplier);
SELECT *from supplier;
CREATE TABLE pasok(
kode_pasok char(10),
kode_barang char(6),
kode_supplier char(10),
tanggal_pasok date,
jumlah_pasok numeric
);
===========================================================================
CREATE TABLE barang (
kode_barang
char(6),
nama_barang
varchar(25),
satuan_barang
varchar(20),
stok_barang
numeric(4)
constraint pk_barang primary key (kode_barang);
);
CREATE TABLE pasok(
kode_pasok char(10),
kode_barang char(6),
kode_supplier char(10),
tanggal_pasok date,
jumlah_pasok numeric,
constraint pk_pasok primary key(kode_pasok),
constraint fk_pasok_barang foreign
key (kode_barang) references barang(kode_barang),
constraint fk_pasok_supplier foreign
key (kode_supplier) references supplier(kode_supplier)
);
drop table pasok
sp_columns pasok
ALTER TABEL










0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda