ranggatriap
Ini Blog tulisanku, bukan tulisan orang lain.
Senin, 20 Juni 2016
Sistem Berkas : Pile File
Pile File
Adalah organisasi
file yang stukturnya sederhana dan sebagai pembanding dalam mengevaluasi
organisasi file lainnya. Dan data disusun berdasarkan urutan datang atau masuk
datanya ke dalam file.
1.1 Karakteristik Pile File
1. Pencarian record data di dalam pile file sangat sulit
2. Bentuk / stuktur organisasinya sederhana
3. Panjang setiap elemen data yang disimpan pada
masing-masing record kemungkinan bervariasi
1.2 Performance Dari Pile File
A. Record Size (R)
R = a'
(A + V + 2)
Ket :
a' = Rata-rata
jumlah field pada satu rekord
A = Panjang
rata-rata nama (deskripsi) atribut
V = Panjang
rata-rata nilai atribut
2 = Separator untuk pemisah antar field dan
antar rekord
B. Fetch Record (TF)
Waktu yang
dibutuhkan untuk menemukan lokasi sebuah record sangat lama.
Hal ini menyebabkan
semua record harus ditelesuri untuk mencari elemen yang menjadi key-atribut
TF = 1 / 2
(R / t')
TF = 1 / 2
(B / t')
Ket :
b = jumlah blok di file
B = ukuran
blok
n = jumlah
rekord
R = ukuran
rekord
t' = tranfer
rate
W= Pemborosan
ruang
t' = (t / 2) (R / R + W)
W = M + (P+G) / Bfr
C. Get Next Record (TN)
Record disusun
berdasarkan urutan tertentu, maka record berikutnya yang akan diakses bisa
berada dimana saja.
TN = TF
Sistem Berkas : Blocking dan Buffering
1. BLOCKING Blocking adalah Penempatan sejumlah record pada suatu block.Block adalah unit data yang ditransfer. Block berukuran tetap berisi sekumpulan karakter yang dipindah dari penyimpan ke memori atau sebaliknya.Record Length menentukan metode blocking.
Ada 3 metode blocking :
A.Fixed Blocking
B. Variable-Length Spanned Blocking
C. Variable-Length UnSpanned Blocking
Rekord adalah unit untuk penyimpanan data di level logik atau file.
Ukuran rekord dapat dipilih :
A. Berukuran tetap (fixed record)
B. Berukuran variabel (variable record)
Bfr atau Blocking Factor yaitu angka yang menunjukkan jumlah record yang diharapkan dapat ditampung di satu block.
1.1 Fixed Blocking
Adalah Jumlah record pada suatu block sama dengan jumlah record pada block yang lainnya.Batasan dalam penggunaan metode ini :•Fixed length record•Record length <= Block Size•Blocking Factor (Bfr) = [B/R]Block berisi record-record dengan panjang tidak tetap. Jika satu record tidak dapat dimuat disatu block, sebagian record disimpan di block lain.
1.2 Variable-Length Spanned Blocking
Block
berisi
record-record dengan panjang tidak tetap. Jika satu
record tidak dapat dimuat disatu
block, sebagian
record disimpan di
block lain.
B = Block Size
P = Block Pointer
R = Panjang
Record rata-rata
M = Record Mark
1.3 Variable-Length UnSpanned Blocking
Block berisi
record-record dengan panjang tidak tetap. Setiap
record harus dimuat di satu
block.
P = Block Pointer
R = Panjang
Record rata-rata
M = Record Mark
2 Buffer
Merupakan bagian
memory yang dicadangkan dimana data
secara sementara dipertahankan menunggu kesempatan untuk melengkapi
proses transfer ke atau dari
devise penyimpanan atau ke lokasi di memori.
Pemakaian
Buffer
Total
kapasitas
buffer =
jumlah pemakai * jumlah file
* buffer * kapasitas 1
block buffer
Pemborosan Ruang
Besar ruang yang tidak digunakan untuk menyimpan data
Diukur berdasar relatif terhadap rekord (per
rekord), yaitu:
1. Pemborosan karena Gap (WG)
2. Pemborosan karena Blocking (WR)
Nilai Pemborosan

Length Spanned, Unspanned dan Rational Latency
TBO : Tugas NFA dengan E - Move
Non- Deterministic Finite Automata (NFA) dengan E- Move
Pada NFA dengan E-move ( transisi E), diperbolehkan merubah state tanpa membaca input. Disebut dengan transisi E karena tidak tergantung pada suatu input ketika melakukan transisi.
Didalam NFA dengan E-move ini akan ada istilah E-closure. E- Closure adalah himpunan state-state yang dapat dicapai dari suatu state tanpa membaca input.
Berikut adalah contoh NFA dengan E - Move
Gambar 1
Gambar 2
Gambar 3






