Sabtu, 19 Maret 2016

Sistem Berkas - RAM (Random Access Memory)

RAM (Random Access Memory)
Pengertian 
Random Access  Memory atau biasa disebut RAM yaitu memory tempat penyimpanan sementara pada saat komputer dijalankan dan dapat diakses secara acak atau random.

Fungsi
Fungsi RAM adalah mempercepat pemprosesan data pada PC atau komputer. Semakin besar RAM yang dimiliki maka akan semakin cepat pula komputer tersebut. RAM bisa mempercepat kinerja dari komputer, sebab RAM menyediakan ruang penyimpanan sementara untuk komputer. Dalam menyimpan data-data yang mudah diambil sehingga dapat mempercepat loading data serta program yang diakses.

Jenis
Berikut Jenis RAM, anatara lain :
  1.  RAM (Dynamic RAM) adalah suatu jenis dari RAM yang secara berkala harus disegarkan oleh CPU (Central Processing Unit) supaya data yang terkandung didalamnya tidak menghilang.
  2. SDRAM adalah singkatan dari “Sychronous Dynamic Random Access Memory” jenis dari RAM yang merupakan kelanjutan dari DRAM akan tetapi telah disinkronisasi oleh clock sistem dan mempunyai kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan DRAM.
  3. DDR RAM adalah kependekan dari “Double Rate Random Access Memory”. DDR RAM sering disebut juga dengan DDR saja. Jenis memory ini merupakan teknologi terusan/kelanjutan dari SDRAM. Ada juga kelanjutannya DDR2 (Double Data Rate generation 2 RAM) dan juga DDR3 (Double Data Rate generation 3 RAM), mungkin semakin kesini akan ada generasi barunya.
  4. RDRAM adalah kependekan dari “Rambus Dynamic Access Memory” suatu jenis memory yang lebih cepat dan juga lebih mahal dari pada SDRAM. Memory ini bisa dipakai pada sistem yang menggunakan Pentium 4 (empat).
  5. SRAM adalah dikenal juga dengan sebutan “Static Random Access Memory” jenis memori yang tidak memerlukan penyegaran oleh CPU supaya data yang terkandung di dalamnya tetap tersimpan dengan baik. RAM dari jenis ini mempunyai kecepatan lebih tinggi di bandingkan dengan DRAM maupun SDRAM. 
  6. EDORAM adalah berasal dari singkatan “Extended Data Out Random Access Memory”, yaitu jenis dari memori yang dipergunakan pada sistem yang telah menggunakan pentium. Jenis ini dapat menyimpan serta mengambil isi memori secara bersamaan, sehingga kecepatan baca maupun tulisnya menjadi agak lebih cepat.
Struktur RAM
Struktur dari RAM dibagi menjadi 4 bagian, yaitu:
  1. Input storage, digunakan untuk menampung input yang dimasukkan lewat alat input
  2. Program storage, dipakai untuk menyimpan semua instruksi-instruksi program yang akan di proses
  3. Working storage, digunakan untuk menyimpan data yang akan diolah dan hasil dari pengolahan
  4. Output storage, digunakan untuk menampung hasil akhir dari pengolahan data yang akan ditampilkan ke alat output

Cara Kerja RAM

Pertanyaan : 
  1. Bila terdapat 2 slot RAM pada PC dan salah satu RAMnya kita lepas apakah mempengaruhi performa dari PC tersebut ? Jika memang benar, dari segi apa performa PC tersebut menurun ?
  2. Dari berbagai jenis RAM, RAM jenis apakah yang paling bagus digunakan ?
  3. Apakah peringatan Not Responding yang sering kita jumpai pada sebuah program atau aplikasi dalam PC itu yang mempengaruhi adalah RAM ? 
Jawab
  1. Ya mempengaruhi, biasanya dalam sebuah PC terdapat 2 slot chip RAM. Contoh RAM 4GB, maka masing-masing chip bernilai 2GB. Ketika salah satu chip dilepas maka PC tersebut hanya tersisa 1 chip yang bernilai 2GB, dari segi kapasitas sudah berkurang, yang pada awalnya 4GB menjadi 2GB setelah dilepas salah satu chipnya. Dari segi kesempatan jelas berkurang karena pada dasarnya RAM berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara.
  2. Penggunaan RAM tergantung penggunanya, bisa menggunakan berbagai jenis RAM. Tapi sejauh ini yang saya tau, jenis RAM yang sering digunakan yaitu DDR2 atau DDR3, dimana jenis RAM ini merupakan lanjutan dari SDRAM. Perbedaan antara DDR2 dan DDR3 yaitu terletak pada bus. Dimana bus dari DDR2 dua kali lebih cepat. Contohnya apabila RAM jenis lain hanya bias membawa 2 word dalam satu clock, sedangkan DDR2 bisa membawa 4 word dalam satu clock dan memory clock-nya terentang dari 100 MHz sampai 266 MHz. Sementara DDR, dari segi memory clock-nya tak jauh beda dengan DDR2 yaitu 100MHz sampai 266 MHz. Bedanya hanya terletak pada frekuensi transfernya yang lebih tinggi yaitu mencapai 2133 MHz (DDR2 maksimal hanya sampai 1066 MHz) dan voltasenya yang lebih hemat yaitu hanya 1.5V (DDR2 memerlukan 1.8V).
  3. Sebelum itu kita harus terlebih melihat dahuluapakah yang Not Responding itu sebuah program atau memang kita menjalankan seuah komputer. Karena apabila Not Responding itu terjadi pada program berarti program tersebut tidak support terhadap PC kita sehingga menyebabkan Not Responding. Namun apabila Not Responding itu terjadi pada saat start up itu bisa dikarenakan oleh RAM dan proccessornya.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda